TP-PKK dan Dinas Kesehatan Kepri Kolaborasi Cegah Stunting di Tanjungpinang

?Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Riau Hj. Dewi Kumalasari Ansar mengadakan pertemuan bersama Dinas Kesehatan Provinsi Kepri guna membahas tentang Percepatan Penurunan Stunting di Kota Tanjungpinang di Posyandu Maisarah Perumahan Bukit Indah Lestari Batu 9, Tanjungpinang, Selasa (6/6)


Pertemuan yang berfokus bersama Pokja IV TP-PKK Kepri ini diikuti oleh 37 orang peserta yang terdiri dari Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, para pengurus TP-PKK Kota Tanjungpinang, para pengurus TP-PKK Kec. Tanjungpinang Timur, para pengurus Puskesmas Mekar Baru, Kader Posyandu Maisarah dan para Ibu Balita Posyandu Maisarah.


Dalam pertemuan tersebut, Dewi Ansar mengatakan berdasarkan data dari BSO tahun 2022, prevalensi Stunting di Kota Tanjungpinang mengalami penurunan dari 18,8 persen pada tahun 2021 menjadi 15,7 persen pada tahun 2022. Tetapi walaupun mengalami penurunan sebanyak 3,1 persen akan tetapi angka ini masih berada diatas angka prevalensi Provinsi Kepri yaitu diangka 15,4 persen.


"Untuk itu saya sangat mengapresiasi kepada Dinas Kesehatan Kepri karena sudah mengadakan pertemuan ini, semoga diadakannya pertemuan ini terjadi penurunan angka prevalensi Stunting di Kota Tanjungpinang serta dapat mencapai target pada penurunan Stunting pada tahun 2024 diangka 14 persen," harapnya. 


Dewi Ansar juga mengharapkan semoga setelah pertemuan ini para peserta dapat terus berperan aktif dalam percepatan penurunan Stunting di Kota Tanjungpinang dan para peserta dapat meningkatkan pengetahuannya mengenai Posyandu Holistik dan meningkatkan pengetahuannya mengenai peran protein hewani dalam pencegahan Stunting.


"Semoga para peserta yang mengikuti pertemuan ini dapat meningkatkan pengetahuannya, sikapnya dan perilakunya dalam memperhatikan balita atau anak-anak Stunting di Tanjungpinang, sehingga dapat mencegah Stunting sejak dini karena balita merupakan salah satu faktor penunjang yang akan menentukan kualitas generasi yang akan datang," imbuhnya.