Ketua TP-PKK Kepri Sambut Kepulangan Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Batam

BATAM – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Riau (TP-PKK Kepri), Dewi Kumalasari Ansar, menyambut kepulangan jemaah haji Kloter BTH 01 Debarkasi Batam di Bandara Hang Nadim Batam, Senin (1/6/2026).

Dalam penyambutan tersebut, Dewi Kumalasari Ansar turut didampingi Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kepulauan Riau, Nenny Dwiyana Nyanyang. Keduanya hadir menyambut kedatangan para jemaah haji yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Kepulangan Kloter BTH 01 menjadi penanda dimulainya proses pemulangan jemaah haji gelombang pertama melalui Debarkasi Batam setelah menunaikan rangkaian ibadah haji.

Dalam kesempatan tersebut, Dewi menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas kepulangan para jemaah haji yang telah menjalani perjalanan spiritual penuh dengan ujian kesabaran, keimanan, serta ketahanan fisik dan mental.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, saya mengucapkan selamat datang kembali di tanah air kepada seluruh jemaah haji. Kepulangan Bapak dan Ibu sekalian merupakan kebahagiaan yang sangat kami nantikan. Hari ini menjadi hari yang penuh syukur karena para jemaah dapat kembali berkumpul bersama keluarga tercinta setelah menunaikan rukun Islam kelima,” ujar Dewi.

Menurut Dewi, kepulangan jemaah haji bukan sekadar berakhirnya perjalanan ibadah, tetapi juga menjadi awal untuk mengamalkan nilai-nilai haji dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengajak para jemaah untuk menjaga kemabruran haji dengan membawa pulang akhlak mulia, semangat kepedulian, kesabaran, serta nilai-nilai kebersamaan yang dapat menjadi teladan bagi keluarga dan masyarakat.

“Jadikan pengalaman berhaji sebagai titik balik kehidupan yang lebih baik. Bawalah pulang akhlak mulia, semangat kepedulian, serta nilai-nilai kebersamaan yang dapat menjadi teladan bagi keluarga dan lingkungan sekitar,” pesannya.

Pada musim haji 2026, tercatat sebanyak 10.928 jemaah diberangkatkan melalui Embarkasi Batam. Dari jumlah tersebut, diperkirakan 10.920 jemaah kembali ke tanah air, terdiri atas 1.074 jemaah asal Kepulauan Riau, 4.695 jemaah asal Provinsi Riau, 1.858 jemaah asal Kalimantan Barat, dan 3.301 jemaah asal Provinsi Jambi.

Di tengah suasana bahagia penyambutan, Dewi juga mengajak seluruh pihak untuk mendoakan jemaah yang wafat selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

“Kami turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya delapan jemaah Embarkasi Batam di Tanah Suci, termasuk satu jemaah asal Kepulauan Riau. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah mereka, mengampuni segala khilafnya, dan menempatkan mereka di tempat terbaik di sisi-Nya,” ungkapnya.

Dewi bersama Nenny Dwiyana Nyanyang juga memberikan perhatian kepada suasana kepulangan jemaah, yang disambut dengan penuh haru dan kebahagiaan setelah menjalani perjalanan ibadah selama berada di Tanah Suci. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama organisasi perempuan terhadap masyarakat Kepri, khususnya para jemaah haji yang telah kembali ke daerah.

Dewi kemudian menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas haji, termasuk tenaga medis, petugas kloter, dan panitia yang telah memberikan pelayanan kepada jemaah selama penyelenggaraan ibadah haji.

“Terima kasih kepada seluruh petugas haji, baik tenaga medis, petugas kloter maupun panitia yang telah bekerja tanpa mengenal lelah dalam memberikan pelayanan kepada para jemaah. Dedikasi dan pengabdian yang diberikan merupakan bentuk pelayanan mulia bagi tamu-tamu Allah,” katanya.

Mengakhiri sambutannya, Dewi mengajak para jemaah yang telah kembali ke tanah air untuk terus menjaga kemabruran haji dan berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, kekuatan Kepulauan Riau tidak hanya bertumpu pada kekayaan alam dan kemajuan pembangunan, tetapi juga pada ketakwaan, keimanan, persatuan, dan kepedulian masyarakat.

“Mari bersama-sama mewujudkan Kepulauan Riau yang maju, makmur, dan merata dengan berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan yang kokoh,” tutup Dewi.