TP-PKK Kepri dan Pemprov Sinkronkan Program Pemberdayaan Masyarakat

TANJUNGPINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kepri menyepakati penguatan sinergi program pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam mendukung pelaksanaan Kampung CERIA pada 2026.

Kesepahaman tersebut mengemuka dalam forum Kopi Darat TP-PKK Kepri bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri yang digelar di Ruang Rapat Balairung Raja Ali Kelana, Gedung Celak Lantai 4, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin (2/2).

Ketua TP-PKK Kepri, Hj. Dewi Kumalasari Ansar Ahmad, mengatakan kolaborasi dengan OPD diperlukan agar program TP-PKK dapat berjalan selaras dengan agenda pembangunan pemerintah daerah.

Salah satu yang menjadi fokus adalah Kampung CERIA, yang merupakan singkatan dari Cerdas, Ekonomi, Ramah Lingkungan, Inovatif dan Aman Pangan. Program ini diarahkan untuk mendukung visi pembangunan Kepri 2025–2029, Kepulauan Riau Maju, Makmur dan Merata.

"Sebagai mitra pemerintah, TP-PKK Kepri mengajak Pemerintah Provinsi Kepri untuk bersama-sama mendukung dan mendorong pelaksanaan Program Kampung CERIA," ujar Dewi.

Dukungan tersebut ditegaskan Pj Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Luki Zaman Prawira. Ia meminta seluruh OPD ikut menyelaraskan program yang berkaitan dengan agenda TP-PKK, termasuk menyusun timeline agar pelaksanaannya lebih terkoordinasi.

"Intinya, Pemerintah Provinsi Kepri secara langsung mendukung penuh pelaksanaan Program Kampung CERIA ini," tegas Luki.

Menurutnya, koordinasi antara TP-PKK dan OPD diharapkan tidak hanya memperkuat pelaksanaan program pokok PKK, tetapi juga memastikan program pemberdayaan masyarakat berjalan searah dengan prioritas pembangunan Provinsi Kepri.

Forum tersebut turut dihadiri Wakil Ketua TP-PKK Kepri Nenny Dwiyana Nyanyang, Kepala Bappeda Kepri Dr. Aries Fhariandi, S.Sos., M.Si., kepala dan sekretaris OPD Pemprov Kepri serta jajaran TP-PKK Kepri.